Archive for the ‘Sudut Hati’ Category
28
Mar
Written by Istrinya Aldo on March 28th, 2008
Setiap kali melakukan kesalahan
Itu bukan karena aku tidak mengerti
Tidak !
Bukan karena itu
Setiap kelalaian
Itu bukan karena aku tidak mengerti
Tidak !!
Dan benar-benar bukan karena itu
Read the rest of this entry »
21
Mar
Written by Istrinya Aldo on March 21st, 2008
Hmmm … sering telat nggak ? Jawabannya macem-macem. Kalou aku, termasuk yang sering nggak on time atou suka telat. Tapi itu dulu, kalou sekarang udah jauh lebih baik waloupun kadang masih telat, liat-liat acaranya dan janjian sama siapa *padahal nggak boleh gitu ya*. Kalou udah telat, pasti akan bilang “Maaf, terlambat niy. Tadi ada bla … bla … bla … Trus harus bli … bli … bli … Eh, pas udah mau berangkat tiba-tiba blu … blu … blu … jadinya terpaksa … ble … ble … ble … Waktu mau keluar … blo … blo … blo … Ya udah deh, mau nggak mau bleb … bleb … bleb …” Begitukah ?
Read the rest of this entry »
1
Mar
Written by Istrinya Aldo on March 1st, 2008
Semua orang pasti tahu apa itu langit biru. Dan pasti juga lebih banyak yang suka ngeliat langit biru, termasuk aku. Buatku, langit biru adalah salah satu sumber inspirasi. Seneng aja kalou waktu lagi suntuk atou waktu lagi agak marah, langit lagi biru-birunya. Dan karena langit itulah aku jadi suka warna biru.
Bisa jadi, ngeliat langit adalah sumber inspirasi jutaan orang, termasuk aku. Kalou udah dapet tempat yang enak, teduh, dan bisa ngeliat langit biru seluas mungkin, aku bisa berjam-jam ada disana. Kadang cuma ngeliat aja, kadang sambil nyatet macem-macem misalnya rencana janjian, atou ide yang tiba-tiba lewat, kadang sambil senyum-senyum kecil sambil mengingat atou membayangkan sesuatu, kadang juga sambil nangis kalou lagi sedih atou pas nahan marah *lebih sering yang ini*. Dan aku juga sering membandingkan perubahanku dari waktu ke waktu. Kalou udah gitu, aku akan mengakhirinya dengan bilang,
“ Dan langit tetap selalu biru, berapapun kadarnya ”
Read the rest of this entry »
20
Feb
Written by Istrinya Aldo on February 20th, 2008
Kalau dikalkulasi, kesedihan yang kita alami mungkin sudah tiga digit atau bahkan lebih. Hingga saat ini kesedihan-kesedihan itu sudah banyak yang terlupakan, jadi tidak terlalu mengganggu. Sebagian hilang karena segera impas oleh kebahagiaan, sebagian lagi sengaja kita lupakan, yang lainnya hilang karena kapasitas otak kita begitu terbatas.
Kesedihan, sesuatu yang pasti akan dialami oleh semua makhluk. Sesuatu yang sudah diciptakan dan menjadi sunatullah alam. Sesuatu yang tidak terhindarkan tapi juga bukan tidak bisa terhapuskan. Sesuatu yang memiliki sifat dasar, tidak berkekalan.
Kesedihan, dengan berbagai skala, membuat orang yang menghadapinya melemah beberapa saat, tapi kemudian melipatgandakan kekuatan. Walaupun seringkali pula semakin melemahkan ketika menghampiri orang-orang yang tidak bijak menyikapinya.
Read the rest of this entry »
19
Feb
Written by Istrinya Aldo on February 19th, 2008
Pernah ke terminal, stasiun, bandara atau pelabuhan ? Pasti sudah pernah. Berapa lama Anda menghabiskan waktu di sana ? Satu jam ? Lima belas menit ? Tiga hari, hingga Anda menginap di sana ? Lalu Anda merasa bosan kan ? Saat menunggu bus yang tak juga datang, kereta api terlambat, ataupun flight delay adalah saat membosankan bagi sebagian besar orang. Ya, pada dasarnya hampir sebagian besar orang memang tidak menyukai pekerjaan berjudul “menunggu”. Entah sebentar, lama, dengan kepastian atau bahkan tanpa kepastian sama sekali.
Read the rest of this entry »
19
Feb
Written by Istrinya Aldo on February 19th, 2008
“Namanya siapa ?”
“Laili”
“Kelas berapa ?”
“Empat”
“Ikut menggambar apa mewarnai ?”
“Menggambar”
“Gambarnya mana ?”
“Ini”
“Namanya ?”
“Udah ada di belakang”
Saya tersenyum dan dia pun membalas senyum saya, sambil berkata malu-malu “Makasih ya, Mbak”.
Read the rest of this entry »